Sabtu, 20 Juli 2013

Jika Hari Esok tidak Pernah Datang

01.44

Share it Please
Kadang-kadang larut malam aku berbaring dan terjaga, melihat istriku dalam tidurnya. Dia tenggelam dalam mimpi yang damai. Jadi aku mematikan lampu dan berbaring dalam gelap. Lalu ada yang melintasi pikiranku, bagaimana jika aku tidak pernah bangun di pagi hari, apakah ia pernah meragukan tentang yang kurasakan? Tentang dia di hatiku.

Jika esok tak pernah datang...

Apakah dia tahu betapa aku mencintainya? Apakah aku sudah mencoba segala cara untuk menunjukkan kepadanya setiap hari, bahwa dia begitu kucintai? Dan jika waktuku di bumi telah habis, dan dia harus menghadapi dunia ini tanpa diriku, apakah cinta yang kuberikan di masa lalu akan cukup untuknya bertahan?

Jika esok tak pernah datang...

Aku sudah pernah kehilangan orang-orang yang kucintai dalam hidupku. Siapa yang pernah tahu betapa aku mencintai mereka? Sekarang aku hidup dengan penyesalan, bahwa perasaan yang sebenarnya untuk mereka tidak pernah terungkap. Jadi aku membuat janji untuk diriku sendiri, untuk mengatakan setiap hari betapa ia berarti bagiku. Dan menghindari keadaan di mana tidak ada kesempatan kedua untuk mengatakan padanya bagaimana yang kurasakan.

Jika esok tak pernah datang...

Jadi, katakanlah kepada seseorang yang Anda cintai. Pikirkanlah..., jika esok tak pernah datang.

0 komentar: