Taukah anda apa yang dimaksud dengan remaja? Remaja adalah masa peralihan dari usia anak – anak menjadi dewasa. Remaja memiliki peranan besar dalam suatu bangsa atau negara. Bahkan disebut – sebut, masa depan suatu bangsa baik ataupun buruknya berada ditangan remaja bangsa itu sendiri. Dari pendataan sensus pada tahun 2010, 30% sebanyak 64 juta jiwa dari penduduk Indonesia adalah remaja. Dari banyaknya jumlah remaja Indonesia, diharapkan akan mampu mengangkat martabat bangsa Indonesia.
Akan tetapi, dewasa ini kita tidak jarang mendengar akan kejadian – kejadian negatif yang menimpa remaja – remaja di Indonesia. Beberapa kasus yang memalukan bagi kaum remaja mungkin sudah kita dengar. Misalnya saja penyimpangan yang berkaitan dengan narkoba, tawuran antar pelajar, pemerkosaan, pesta miras, atau bahkan yang terbaru dan menggegerkan adalah penyimpangan yang dilakukan para pelajar yaitu arisan seks. Didalam penyimpangan itu sepertinya tidak perlu kita usik lebih lanjut asal mula dan bagaimana semua penyimpangan dalam remaja itu bisa terjadi.
Secara garis besar, penyimpangan – penyimpangan yang dilakukan para remaja dipointkan menjadi 3 pokok titik permasalahan, yaitu NAPZA, SEKS BEBAS, dan HIV/AIDS. Ke-3 point itu dinamakan dengan TRIAD KRR, atau biasa disebut dengan lingkaran setan. Lingkaran setan adalah suatu masalah yang ada pada remaja yang hubungannya saling berkaitan.
NAPZA adalah Narkotika, Alkohol, Psikotropika, dan Bahan Zat Adiktif lainnya. Dalam pemakaiannya bedasarkan hukum, Napza hanya boleh digunakan untuk pengobatan dalam dunia medis dan sebagai pengembangan ilmu pengetahuan.
SEKS BEBAS atau free sex adalah permasalahan remaja yang paling banyak terjadi dalam kehidupan remaja. Masalah ini cenderung berhujung pada pernikahan dini, gila, bunuh diri, dan yang paling fatal adalah aborsi.
HIV/AIDS adalah permasalahan yang cukup banyak terjadi Indonesia. Berdasarkan data yang diperoleh dari Depkes tahun 2009, sudah terjadi 16.964 kasus HIV/AIDS dan terus bertambah setiap tahunnya.
Berdasarkan dari semua permasalahan remaja, siapakah yang patut untuk dipersalahkan? Sebenarnya, salah siapa semua ini? Dari mana sumber permasalahan ini? Semua muncul dari dalam diri kita masing – masing untuk menjawabnya. Tapi yang pasti, keluarga adalah wadah yang sangat berperan banyak dan harusnya sangat aktif dalam menanggulangi semua permasalah remaja. Keluarga adalah tempat pertama yang paling menjadi panutan oleh remaja. Tak bisa kita pungkiri bahwa keluarga adalah suatu sarana yang dapat memberikan kita cinta kasih, kenyamanan, rasa akan terlindungi, dan harapan. Tapi tak bisa kita hindari pula bahwa beberapa keluarga memang ada yang tidak harmonis.
Peran – peran keluarga dapat dirangkum dalam 8 fungsi keluarga. Diantaranya adalah fungsi agama, fungsi budaya, fungsi cinta dan kasih sayang, fungsi perlindungi, fungsi reproduksi, fungsi sosial dan pendidikan, fungsi ekonomi, serta fungsi lingkungan.
Dalam upaya – upaya untuk menanggulangi permasalah – permasalahan yang terjadi, kita sebagai remaja yang berfikir jauh kedepan, harus bisa menjadi contoh untuk teman – teman sebaya kita, ade kelas kita, maupun orang yang lain. Dengan segala permasalahan yang ada, kita tak perlu meratapi. Karena tidak sedikit juga remaja – remaja yang menyandang prestasi hebat bukan?
Dengan segala upaya, mari kita menjadi remaja yang sehat, berprestasi, mengukir sejarah indah untuk bangsa kita, anti TRIAD KRR, dan menjadi tauladan yang baik untuk semuanya. SAY “NO” TO “LINGKARAN SETAN”, SAY “YES” TO “PRESTASI”.
Wasalamuallaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.
Akan tetapi, dewasa ini kita tidak jarang mendengar akan kejadian – kejadian negatif yang menimpa remaja – remaja di Indonesia. Beberapa kasus yang memalukan bagi kaum remaja mungkin sudah kita dengar. Misalnya saja penyimpangan yang berkaitan dengan narkoba, tawuran antar pelajar, pemerkosaan, pesta miras, atau bahkan yang terbaru dan menggegerkan adalah penyimpangan yang dilakukan para pelajar yaitu arisan seks. Didalam penyimpangan itu sepertinya tidak perlu kita usik lebih lanjut asal mula dan bagaimana semua penyimpangan dalam remaja itu bisa terjadi.
Secara garis besar, penyimpangan – penyimpangan yang dilakukan para remaja dipointkan menjadi 3 pokok titik permasalahan, yaitu NAPZA, SEKS BEBAS, dan HIV/AIDS. Ke-3 point itu dinamakan dengan TRIAD KRR, atau biasa disebut dengan lingkaran setan. Lingkaran setan adalah suatu masalah yang ada pada remaja yang hubungannya saling berkaitan.
NAPZA adalah Narkotika, Alkohol, Psikotropika, dan Bahan Zat Adiktif lainnya. Dalam pemakaiannya bedasarkan hukum, Napza hanya boleh digunakan untuk pengobatan dalam dunia medis dan sebagai pengembangan ilmu pengetahuan.
SEKS BEBAS atau free sex adalah permasalahan remaja yang paling banyak terjadi dalam kehidupan remaja. Masalah ini cenderung berhujung pada pernikahan dini, gila, bunuh diri, dan yang paling fatal adalah aborsi.
HIV/AIDS adalah permasalahan yang cukup banyak terjadi Indonesia. Berdasarkan data yang diperoleh dari Depkes tahun 2009, sudah terjadi 16.964 kasus HIV/AIDS dan terus bertambah setiap tahunnya.
Berdasarkan dari semua permasalahan remaja, siapakah yang patut untuk dipersalahkan? Sebenarnya, salah siapa semua ini? Dari mana sumber permasalahan ini? Semua muncul dari dalam diri kita masing – masing untuk menjawabnya. Tapi yang pasti, keluarga adalah wadah yang sangat berperan banyak dan harusnya sangat aktif dalam menanggulangi semua permasalah remaja. Keluarga adalah tempat pertama yang paling menjadi panutan oleh remaja. Tak bisa kita pungkiri bahwa keluarga adalah suatu sarana yang dapat memberikan kita cinta kasih, kenyamanan, rasa akan terlindungi, dan harapan. Tapi tak bisa kita hindari pula bahwa beberapa keluarga memang ada yang tidak harmonis.
Peran – peran keluarga dapat dirangkum dalam 8 fungsi keluarga. Diantaranya adalah fungsi agama, fungsi budaya, fungsi cinta dan kasih sayang, fungsi perlindungi, fungsi reproduksi, fungsi sosial dan pendidikan, fungsi ekonomi, serta fungsi lingkungan.
Dalam upaya – upaya untuk menanggulangi permasalah – permasalahan yang terjadi, kita sebagai remaja yang berfikir jauh kedepan, harus bisa menjadi contoh untuk teman – teman sebaya kita, ade kelas kita, maupun orang yang lain. Dengan segala permasalahan yang ada, kita tak perlu meratapi. Karena tidak sedikit juga remaja – remaja yang menyandang prestasi hebat bukan?
Dengan segala upaya, mari kita menjadi remaja yang sehat, berprestasi, mengukir sejarah indah untuk bangsa kita, anti TRIAD KRR, dan menjadi tauladan yang baik untuk semuanya. SAY “NO” TO “LINGKARAN SETAN”, SAY “YES” TO “PRESTASI”.
Wasalamuallaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.


0 komentar:
Posting Komentar